Pengaruh Katekese Persiapan Perkawinan Terhadap Kesiapan Emosional dan Mental Calon Suami Istri dalam Membangun Rumah Tangga Katolik di Gereja Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar

Abstract

Perkawinan adalah panggilan hidup yang dimaknai sebagai ikatan suci dan komitmen mendalam antara suami dan istri, didasarkan pada kasih dan iman. Banyak pasangan belum siap secara emosional dan mental menghadapi tantangan pernikahan. Penelitian ini menganalisis pengaruh Katekese Persiapan Perkawinan (KPP) terhadap kesiapan emosional dan mental calon pasangan Katolik di Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar menggunakan desain eksperimen pretest-posttest. Instrumen penelitian adalah Skala Kesiapan Menikah Sukoon, dengan sampel 89 peserta KPP periode November 2024 (44 laki-laki dan 45 perempuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan KPP, peserta yang masuk dalam kategori "Sangat Siap Menikah" adalah 20% (18 orang), "Cukup Siap" 50% (45 orang), dan "Belum Siap" 30% (26 orang). Setelah pelaksanaan KPP, kategori "Sangat Siap Menikah" meningkat menjadi 65% (58 orang), "Cukup Siap" 30% (27 orang), dan "Belum Siap" menurun menjadi 5% (4 orang). Analisis Pearson menunjukkan korelasi kuat (r = 0,842, p = 0,000), menegaskan hubungan signifikan antara KPP dan kesiapan emosional serta mental peserta. Faktor gender tidak memengaruhi hasil secara signifikan (p > 0,05), menunjukkan KPP dapat diterapkan secara universal tanpa memandang jenis kelamin. Penelitian ini membuktikan bahwa KPP secara signifikan berperan strategis dalam mempersiapkan pasangan untuk kehidupan rumah tangga harmonis sesuai nilai-nilai Katolik, dengan kontribusi sebesar 98,7%. Rekomendasi mencakup pengembangan modul KPP yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasangan modern untuk meningkatkan efektivitas program.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By