Hubungan TIngkat Pengeahuan dan Perilaku Penggunaan Obat Batuk Secara Swamedikasi pada Mahasiswa Universitas Bali Dwipa
Date
2024
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Bali Dwipa
Abstract
Swamedikasi merupakan upaya yang dilakukan masyarakat untuk mengatasi
keluhan ringan yang sering dialami masyarakat, sehingga peranan swamedikasi tidak
dapat diabaikan. Mahasiswa perlu memiliki pengetahuan yang baik untuk
memperoleh perilaku yang tepat dalam swamedikasi. Batuk adalah tindakan defensif
dari saluran napas yang bertujuan untuk menghilangkan partikel asing dari saluran
napas dan berfungsi sebagai mekanisme pertahanan vital untuk kesehatan paru.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan
perilaku penggunaan obat batuk secara swamedikasi pada mahasiswa Universitas
Bali Dwipa.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross-
sectional. Pengambilan sampel dengan teknik consecutive sampling menggunakan
kuesioner. Sampel yang digunakan sebanyak 35 sampel. Penelitian ini dilakukan
pada bulan Juni-Juli 2024. Analisis data yang digunakan adalah model analisis Chi-
Square dengan alat bantu SPSS versi 25.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 62.86% mahasiswa mempunyai tingkat
pengetahuan swamedikasi batuk yang tinggi, dan perilaku penggunaan obat batuk
menunjukkan bahwa 60% mahasiswa mempunyai perilaku yang baik. Terdapat
hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan perilaku penggunaan obat
batuk dengan nilai signifikansi 0,001 (<0,05).