AKUNTANSI
Permanent URI for this communityhttps://repository.balidwipa.ac.id/handle/123456789/6
Browse
Item Peran Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Provinsi Bali(Universitas Bali Dwipa, 2024) Nindy OktaviantiKinerja pegawai yang baik selalu menjadi dambaan setiap instansi atau organisasi. Kinerja yang baik berasal dari sumber daya manusia yang unggul dan harus dikelola secara professional untuk menciptakan kemajuan. Direktorat Jenderal Pajak Provinsi Bali merupakan salah satu instansi pemerintah yang berperan dalam menjalankan fungsi pengawasan perpajakan di wilayah Bali. Hasil pra-survey menunjukkan masih ditemukannya masalah yang berkaitan kinerja pegawai yang disebabkan oleh kurang mendukungnya sistem informasi akuntansi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat tingkat kinerja pegawai, tingkat pemahaman sistem informasi akuntansi dan juga mengetahui peran sistem informasi akuntansi terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini dilakukan kepada 124 orang pegawai di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Provinsi Bali. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrument berupa kuesioner dengan skala likert. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis statistic deskriptif dan juga analisis regresi sederhana. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja pegawai tergolong tinggi dengan didukung oleh sistem informasi akuntansi yang memadai. Serta sistem informasi akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.Item Analisis Penerapan Akuntansi pada Usaha Alat Tulis Kantor di Alfapro Stationery(Universitas Bali Dwipa, 2024) Priscilla Tamara PessyPenelitian ini menganalisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) di Alfapro Stationery. Hasil analisis menunjukkan bahwa Alfapro Stationery telah menerapkan beberapa prinsip dasar SAK EMKM dalam penyusunan laporan keuangannya, seperti pengakuan aset tetap berdasarkan biaya perolehan, pencatatan persediaan, serta pengakuan pendapatan dan beban. Laporan keuangan yang disusun mencakup laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan catatan atas laporan keuangan, didukung oleh sistem akuntansi berbasis komputer (AIO System) yang membantu menghasilkan laporan keuangan otomatis setiap bulan, meningkatkan akurasi dan transparansi. Namun, Alfapro Stationery belum dapat memisahkan kekayaan pribadi dan bisnis, melanggar konsep "Entitas Ekonomi yang Terpisah" yang merupakan dasar dalam penyusunan laporan keuangan sesuai SAK EMKM. Meskipun laporan keuangan perusahaan secara formal tampak memenuhi persyaratan SAK EMKM, kurangnya pemisahan yang jelas antara kekayaan pribadi dan bisnis menunjukkan ketidaksesuaian penuh dengan standar tersebut. Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada analisis lebih mendalam tentang efektivitas sistem pengendalian internal, evaluasi dampak teknologi terbaru dalam operasional toko, strategi manajemen sumber daya manusia yang lebih baik, serta studi komparatif dengan UMKM lain yang memiliki praktik terbaik. Hal ini bertujuan untuk memberikan perspektif yang lebih luas dan solusi inovatif untuk diterapkan di Alfapro Stationery.Item Pengaruh Kepemimpinan, Insentif, dan Motivasi pada Kinerja Pegawai Bidang Akuntansi (Studi pada Pemerintahan Kabupaten Buleleng)(Universitas Bali Dwipa, 2025) Ida Bagus Gde Adi ManuabaTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan, insentif, dan motivasi terhadap kinerja pegawai akuntansi di Pemerintah Kabupaten Buleleng. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan nonprobability sampling, khususnya purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 40 pegawai akuntansi di berbagai Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di Kabupaten Buleleng. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, insentif, dan motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara individu maupun simultan. Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang baik, skema insentif yang tepat, dan motivasi yang tinggi berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan kinerja pegawai. Keterbatasan: Namun, penelitian ini bukan tanpa keterbatasan, karena didasarkan pada ukuran sampel yang relatif kecil dan fokusnya pada satu kabupaten. Kontribusi: Meskipun demikian, temuan penelitian ini menawarkan kontribusi yang berharga bagi domain akuntansi, manajemen sumber daya manusia, dan administrasi publik, khususnya dalam konteks peningkatan strategi manajemen pegawai pemerintah. Selain itu, penelitian ini berfungsi sebagai referensi berharga bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja pegawai melalui penerapan kepemimpinan yang efektif, insentif yang tepat, dan motivasi.