HUBUNGAN MASYARAKAT

Permanent URI for this communityhttps://repository.balidwipa.ac.id/handle/123456789/8

Browse

Search Results

Now showing 1 - 4 of 4
  • Thumbnail Image
    Item
    Membangun Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal: Studi Penerapan Komunikasi Partisipatif dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat di Desa Jatiluwih
    (Universitas Bali Dwipa, 2024) Delfiana Da Costa
    Penelitian ini dilakukan di Desa Wisata Jatiluwih, yang dikenal dengan panorama terasering sawahnya yang memesona dan diakui sebagai salah satu pilar utama pariwisata Bali di kancah global. Keunikan sistem persawahan ini telah mengantarkan Jatiluwih menjadi bagian dari situs warisan budaya dunia UNESCO pada tahun 2012. Meskipun Jatiluwih berkembang sebagai destinasi wisata yang menarik, ironisnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata masih minim. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana penerapan komunikasi partisipatif dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan pariwisata berbasis kearifan lokal di Desa Wisata Jatiluwih. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik acidental sampling. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara secara in depth interview. Metode analisis data menggunakan mix method dengan hasil wawancara secara kualitatif digunakan sebagai hasil pendukung analisis data secara kuantitatif. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan pendekatan Structural Equation Model (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses, voice, dan kontrol berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Secara spesifik, nilai koefisien jalur untuk akses adalah 0.909 (p = 0.000), untuk suara 0.939 (p = 0.000), untuk kontrol 0.876 (p = 0.000), untuk komunikasi partisipatif 0.685 (p = 0.000), dan untuk pengaruh tidak langsung komunikasi partisipatif terhadap pelaksanaan 0.615 (p = 0.000). Meski memberikan dampak positif, kontrol dan evaluasi masih sepenuhnya dipegang oleh pihak tertentu, menciptakan kesenjangan yang mengindikasikan perlunya mekanisme yang lebih inklusif untuk memastikan partisipasi masyarakat yang merata. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan komunikasi partisipatif untuk mewujudkan pariwisata berbasis kearifan lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
  • Thumbnail Image
    Item
    Strategi Komunikasi Konvensional Tabita Textile Optimalkan Retensi Pelanggan
    (Universitas Bali Dwipa, 2024) Junitha Clarysa Dheany Bidulang
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi konvensional yang diterapkan oleh Tabita Textile dalam mengoptimalkan retensi pelanggan. Di era digital saat ini, banyak perusahaan beralih ke strategi pemasaran digital, namun Tabita Textile tetap mengandalkan komunikasi konvensional.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi konvensional seperti Word of Mouth (WoM) dan Sales Representation yang diterapkan oleh Tabita Textile berhasil mengoptimalkan retensi pelanggan. Validasi dan keabsahan data menggunakan triangulasi. Interaksi langsung dan perhatian khusus yang diberikan kepada pelanggan menciptakan pengalaman yang mendalam dan memuaskan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi komunikasi konvensional yang diterapkan oleh Tabita Textile masih relevan dan efektif dalam menjaga loyalitas pelanggan di tengah dominasi strategi pemasaran digital. Penelitian ini menyarankan perusahaan tekstil lainnya untuk mengadopsi pendekatan serupa guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan.